Local Sawah Live Guide

Akar kuat & anakan padi banyak

Baseline praktis untuk padi sawah tropis-khatulistiwa: air macak-macak, P/K awal, N bertahap, Zn + Mg + asam amino + LELILI 2000, humat/hayati lewat tanah, serta Si/Ca untuk jaringan kuat.

Nutrisi vegetatif: akar kuat dan anakan banyak

Anakan lambat, akar lemah, tanaman pucat/kurang hijau, recovery pindah tanam lambat, atau target menaikkan anakan produktif umur 0-45 HST.

  • Air macak-macak 0-2 cm; hindari genangan dalam pada awal vegetatif agar akar dapat oksigen.
  • P/K awal: NPK atau SP-36 + KCl pada 7-14 HST untuk akar, energi, dan anakan awal.
  • N bertahap: Urea/NPK susulan 15-35 HST sesuai BWD; tahan N bila daun hijau tua atau ada risiko wereng/blas/kresek.
  • Foliar vegetatif: Zn + Mg + asam amino + LELILI 2000 + Ca ringan pada 10-35 HST, pagi/sore, dosis label ringan, jar test wajib.
  • Tanah/kocor: asam humat/fulvat + hayati POC dipisah 2-3 hari dari mineral Zn/Mg/Ca; aplikasi saat tanah lembap/macak-macak.
  • Penguat jaringan: Si/Ca pada 20-45 HST untuk batang, akar, dan ketahanan stres.

Urutan aman aplikasi

  1. Jaga air macak-macak 0–2 cm.
  2. P/K awal untuk akar dan energi anakan.
  3. N bertahap 15–35 HST sesuai BWD.
  4. Foliar: Zn + Mg + asam amino + LELILI 2000 + Ca ringan.
  5. Jeda 2–3 hari.
  6. Kocor/semprot tanah: asam humat/fulvat + hayati POC.
  7. Si/Ca 20–45 HST untuk penguatan jaringan.

Jadwal vegetatif 0–45 HST

0-7 HST

Minggu 1 - Vegetatif awal

Recovery tanam dan akar baru

  • Pupuk dasar HST 5-7: Urea 80 kg + NPK Phonska 180 kg/ha atau SP-36 80 kg + KCl 40 kg + Urea 80 kg/ha
  • Foliar LELILI 2000 + AXER; tambah ULTRADAP atau Zn+Mg ringan bila akar/anakan lambat
  • Air 0-2 cm/macak-macak untuk oksigen akar
7-14 HST

Minggu 2 - Awal anakan

Anakan awal, telur/larva penggerek, pelipat daun

  • Foliar akar-anakan: Zn + Mg + asam amino + LELILI 2000 + AXER/Ca ringan, dosis label ringan
  • Air 0-2 cm macak-macak; naik 2-5 cm hanya bila tanaman sudah kuat
  • Pisahkan hayati POC dari mineral foliar minimal 2-3 hari
14-21 HST

Minggu 3 - Awal anakan intensif

Wereng pangkal batang, sisa penggerek, gulma susulan

  • Cek BWD; mulai dorong N bertahap bila daun belum hijau cukup
  • Aplikasi tanah/kocor: asam humat/fulvat + hayati POC saat macak-macak
  • Foliar LELILI 2000 + AXER bila tanaman stres atau anakan lambat
21-28 HST

Minggu 4 - Anakan maksimum / pupuk susulan 1

Anakan produktif, wereng, blast, hawar pelepah

  • Pupuk susulan 1: Urea 80-120 kg/ha + sisa NPK sesuai BWD
  • Foliar 2-3 hari setelah tabur: LELILI/AMBITION + AXER
  • Tambahkan Si/Ca atau Ca ringan bila batang lemah, akar lemah, atau kanopi terlalu lunak
28-35 HST

Minggu 5 - Anakan maksimum lanjutan

Stabilkan kanopi dan penyakit pelepah/daun

  • Foliar LELILI 2000 atau AMBITION + AXER
  • Air 3-5 cm atau AWD ringan
  • Stabilkan K/Si/Ca; tahan N tinggi agar anakan yang ada menjadi produktif dan batang kuat

Treatment mingguan

Checklist per MST: nutrisi, pencegahan, scouting, dan aksi

Semua kartu diambil dari modul perawatan mingguan yang sama dengan Telegram bot. Pakai scouting lapangan sebelum pestisida.

-7 s/d 0 HST

Minggu 0 - Persemaian akhir / tanam

Persemaian / pindah tanam

Nutrisi dasar
  • Seleksi bibit sehat
  • Air macak-macak saat tanam
  • Vitamin B1 atau LELILI 2000 + AXER dosis ringan bila bibit stres
Pencegahan
  • Ratakan lahan dan pasang saringan saluran air untuk cegah keong masuk.
  • Bersihkan pematang dari gulma tinggi sebagai sarang tikus, walang, dan ngengat.
  • Gunakan bibit sehat dan hindari tanam terlalu dalam agar recovery cepat.
Pantau
  • Keong mas: paling rawan persemaian sampai 0-14 HST, terutama lahan baru diairi.
  • Orong-orong/anjing tanah: waspadai bibit terpotong di pangkal pada lahan sempat kering.
  • Tikus: cek lubang pematang dan jalur serangan sebelum tanam.
Jika ditemukan
  • Jika keong mas: D BESTIAN pada genangan/titik aktif
  • Jika bibit stres: Vitamin B1 + LELILI 2000 + AXER
  • Jika kiambang/azolla tebal: serok manual dan atur air
D BESTIAN maksimal 1-2x awal musim.
0-7 HST

Minggu 1 - Vegetatif awal

Recovery tanam dan akar baru

Nutrisi dasar
  • Pupuk dasar HST 5-7: Urea 80 kg + NPK Phonska 180 kg/ha atau SP-36 80 kg + KCl 40 kg + Urea 80 kg/ha
  • Foliar LELILI 2000 + AXER; tambah ULTRADAP atau Zn+Mg ringan bila akar/anakan lambat
  • Air 0-2 cm/macak-macak untuk oksigen akar
Pencegahan
  • Scouting pagi/sore untuk keong, thrips, dan ngengat penggerek tanpa semprot rutin.
  • Jaga air dangkal agar bibit tidak stres dan keong lebih mudah dikendalikan manual.
  • Cabut gulma muda di titik jarang sebelum menutup barisan.
Pantau
  • Keong mas: potongan bibit muda dan populasi di genangan.
  • Thrips: daun muda menggulung/keperakan, sering saat kemarau dan tanaman stres.
  • Lalat bibit/whorl maggot: daun muda rusak/terpotong di fase awal.
  • Ngengat penggerek: dewasa terbang malam, telur mulai muncul di daun.
Jika ditemukan
  • Jika keong: D BESTIAN
  • Jika kupu putih/ngengat penggerek banyak: STARELLE + AXER 1x
  • Jika thrips: NITENPYRAM atau STARELLE + AXER, pilih satu
  • Jika blas awal: ANTRACOL/Prosin Zinc + AXER
  • Jika gulma awal: EROS GOLD sesuai label
Setelah STARELLE, rotasi minggu berikutnya ke TRISULA/BALTIKO/FENITE sesuai hama.
7-14 HST

Minggu 2 - Awal anakan

Anakan awal, telur/larva penggerek, pelipat daun

Nutrisi dasar
  • Foliar akar-anakan: Zn + Mg + asam amino + LELILI 2000 + AXER/Ca ringan, dosis label ringan
  • Air 0-2 cm macak-macak; naik 2-5 cm hanya bila tanaman sudah kuat
  • Pisahkan hayati POC dari mineral foliar minimal 2-3 hari
Pencegahan
  • Pantau telur penggerek dan daun tergulung; ambil manual bila masih sedikit.
  • Pertahankan air stabil dan hindari N tambahan agar anakan tidak terlalu lunak.
  • Bersihkan gulma muda sebelum fase 21-30 HST.
Pantau
  • Penggerek batang: telur/larva awal; cegah sebelum larva masuk batang.
  • Pelipat daun: daun tergulung seperti cerutu dan garis putih transparan.
  • Armyworm/ulat grayak: defoliasi malam hari, lebih jelas pagi.
  • Wereng awal: cek pangkal batang walau populasi masih rendah.
Jika ditemukan
  • Jika penggerek/telur/larva: TRISULA + AXER
  • Jika penggerek + wereng: BALTIKO + AXER
  • Jika pelipat/ulat daun: FENITE atau Emamektin+Lufenuron + AXER
  • Jika blas: ANTRACOL/Prosin Zinc atau STROZOL
  • Jika hawar pelepah awal: ADORE atau Amistartop/Tandem
Recovery 2-3 hari setelah insektisida: LELILI + Vitamin B1/AMBITION + AXER.
14-21 HST

Minggu 3 - Awal anakan intensif

Wereng pangkal batang, sisa penggerek, gulma susulan

Nutrisi dasar
  • Cek BWD; mulai dorong N bertahap bila daun belum hijau cukup
  • Aplikasi tanah/kocor: asam humat/fulvat + hayati POC saat macak-macak
  • Foliar LELILI 2000 + AXER bila tanaman stres atau anakan lambat
Pencegahan
  • Cek pangkal batang 10 titik untuk wereng; lindungi laba-laba dan musuh alami.
  • Atur jarak air/AWD ringan agar pangkal tidak terlalu lembap.
  • Gunakan LELILI/AMBITION sebagai support, tanpa insektisida bila populasi aman.
Pantau
  • Wereng coklat/hijau: mulai penting dari anakan aktif; cek pangkal batang.
  • Penggerek batang: sundep mulai terlihat bila larva sudah masuk batang.
  • Pelipat daun/ulat: kerusakan daun terlihat jelas pada vegetatif aktif.
  • Hispa/kumbang daun: garis kerokan putih pada daun muda.
Jika ditemukan
  • Jika wereng: NITENPYRAM + AXER atau FIPRONIL + AXER
  • Jika wereng + penggerek: FIPRONIL atau BALTIKO bila belum dipakai
  • Jika ulat masih ada: Klorfenapir bila sebelumnya sudah pakai emamektin/lufenuron
  • Jika blas lanjut: STROZOL atau Amistartop/Tandem
Campuran STARELLE + FIPRONIL + NITENPYRAM hanya untuk outbreak ekstrem, dosis turun 25-40%, jar test wajib.
21-28 HST

Minggu 4 - Anakan maksimum / pupuk susulan 1

Anakan produktif, wereng, blast, hawar pelepah

Nutrisi dasar
  • Pupuk susulan 1: Urea 80-120 kg/ha + sisa NPK sesuai BWD
  • Foliar 2-3 hari setelah tabur: LELILI/AMBITION + AXER
  • Tambahkan Si/Ca atau Ca ringan bila batang lemah, akar lemah, atau kanopi terlalu lunak
Pencegahan
  • Gunakan BWD sebelum menambah N; daun hijau tua berarti tahan/kurangi urea.
  • Jaga sirkulasi kanopi dengan air tidak terlalu dalam untuk menekan hawar pelepah.
  • Scouting wereng setelah pupuk susulan karena ledakan sering muncul setelah N tinggi.
Pantau
  • Wereng coklat: fase anakan aktif paling sensitif; risiko hopperburn naik setelah N tinggi.
  • Penggerek batang: sundep pada vegetatif; cek pucuk layu/mati.
  • Pelipat daun dan ulat grayak: pantau daun tergulung/terpotong.
  • Kepik hitam/kutu putih: cek pelepah dan pangkal pada titik lembap/stres.
Jika ditemukan
  • Jika wereng naik setelah N: FIPRONIL atau NITENPYRAM + AXER
  • Jika penggerek/sundep: BALTIKO atau TRISULA
  • Jika ulat/pelipat: FENITE / Emamektin+Lufenuron / Klorantraniliprol+Lufenuron
  • Jika hawar pelepah: ADORE atau Amistartop/Tandem
  • Jika blas berkembang: STROZOL atau Piraclostrobin+Flutriafol
Hindari dobel neonic 4A dan dobel lufenuron dalam jadwal rapat.
28-35 HST

Minggu 5 - Anakan maksimum lanjutan

Stabilkan kanopi dan penyakit pelepah/daun

Nutrisi dasar
  • Foliar LELILI 2000 atau AMBITION + AXER
  • Air 3-5 cm atau AWD ringan
  • Stabilkan K/Si/Ca; tahan N tinggi agar anakan yang ada menjadi produktif dan batang kuat
Pencegahan
  • Buang rumpun sangat sakit bila terbatas agar tidak menjadi sumber inokulum.
  • Hindari kanopi terlalu lembap; jaga saluran dan genangan stabil.
  • Lakukan foliar recovery ringan, tanpa campuran pestisida bila scouting aman.
Pantau
  • Wereng: masih rawan sampai bunting/berbunga; cek pangkal 2x seminggu.
  • Penggerek batang: transisi risiko sundep menuju beluk bila masuk generatif.
  • Ulat/pelipat: pantau kerusakan daun karena kanopi makin rapat.
  • Tikus: mulai cek pematang dan serangan titik tengah petak.
Jika ditemukan
  • Jika wereng masih ada: pakai MoA yang belum dipakai dari NITENPYRAM/FIPRONIL/BALTIKO/STARELLE
  • Jika kutu putih: NITENPYRAM + AXER ke pangkal/pelepah
  • Jika ulat: Klorfenapir atau MEURTIEUR bila belum dipakai
  • Jika hawar pelepah dominan: ADORE atau Amistartop/Tandem
  • Jika bercak ringan: ANTRACOL/Prosin Zinc
Selingi fungisida kontak M3 setelah sistemik kuat.
35-42 HST

Minggu 6 - Primordia / bunting awal

Persiapan malai, blast leher, hawar pelepah

Nutrisi dasar
  • Foliar LELILI 2000 + sedikit MKP + AXER
  • Jaga air stabil, kurangi N berlebih
Pencegahan
  • Stabilkan air karena primordia sensitif terhadap kekeringan dan stres.
  • Kurangi N; prioritaskan K/P ringan untuk persiapan malai.
  • Pasang/cek perangkap walang dan bersihkan gulma pematang sebelum berbunga.
Pantau
  • Wereng: tanaman sensitif pada bunting; cek pangkal dan gejala kuning bawah.
  • Penggerek batang: waspada beluk menjelang malai keluar.
  • Walang sangit: mulai antisipasi dari pematang/gulma sebelum berbunga.
  • Tikus: bunting sampai pengisian rawan tanaman dipotong/rebah.
Jika ditemukan
  • Jika wereng tinggi: FIPRONIL atau BALTIKO sesuai riwayat
  • Jika walang mulai terlihat: perangkap bangkai/atraktan dan sanitasi pematang
  • Jika ulat/penggerek generatif awal: Klorantraniliprol+Lufenuron atau Emamektin+Klorfenapir
  • Jika risiko blast tinggi: STROZOL atau Piraclostrobin+Flutriafol
  • Jika hawar pelepah: ADORE/Amistartop/Tandem
QoI+DMI mulai dihitung ketat dari fase ini; 2x ideal sampai pengisian.
42-49 HST

Minggu 7 - Bunting / pupuk susulan akhir

Malai kuat, blast leher, walang awal

Nutrisi dasar
  • Pupuk susulan akhir: Urea 40-75 kg + KCl 30-50 kg/ha sesuai BWD
  • Foliar MKP 1-1.5 kg/ha + LELILI/AMBITION + AXER
Pencegahan
  • Jaga air stabil 3-5 cm agar bunting tidak stres.
  • Aplikasi foliar fokus MKP + biostimulan; hindari pestisida bila tidak ada target.
  • Monitoring blast leher dan walang sore hari sebelum populasi tinggi.
Pantau
  • Walang sangit: mulai masuk saat malai keluar dan akan puncak saat berbunga-matang susu.
  • Penggerek batang: beluk/malai putih mulai menjadi risiko generatif.
  • Wereng: masih perlu dipantau sampai berbunga.
  • Tikus: cek jalur dan lubang pematang.
Jika ditemukan
  • Jika walang mulai banyak: STARELLE atau Sihalotrin/Sipermetrin, pilih satu, sore/malam
  • Jika wereng: FIPRONIL/NITENPYRAM/BALTIKO sesuai rotasi
  • Jika penggerek generatif: BALTIKO atau Klorantraniliprol+Lufenuron
  • Jika blast leher rawan: STROZOL atau Piraclostrobin+Flutriafol
  • Jika hawar pelepah: ADORE atau Amistartop/Tandem
Walang + blast: STARELLE + STROZOL/Piraclostrobin+Flutriafol + MKP + LELILI + AXER, jar test.
49-56 HST

Minggu 8 - Heading / awal berbunga

Malai keluar sehat, minim stres

Nutrisi dasar
  • Foliar ringan MKP rendah + LELILI/AMBITION + AXER
  • Semprot sore; hindari jam bunga mekar kuat
Pencegahan
  • Minimalkan semprot saat bunga mekar; pilih sore bila harus foliar ringan.
  • Jaga air stabil dan hindari gangguan mekanis pada malai keluar.
  • Pasang jaring/tali pengusir burung sebelum burung terbiasa masuk.
Pantau
  • Walang sangit: fase berbunga sampai matang susu adalah fase favorit; cek pagi/sore.
  • Burung: mulai masuk saat malai terlihat dan bulir mulai terisi.
  • Penggerek batang: beluk terlihat sebagai malai putih/hampa.
  • Wereng: masih bisa merusak sampai berbunga, terutama petak rimbun.
Jika ditemukan
  • Jika walang aktif: STARELLE atau Sihalotrin, pilih satu, sore/malam
  • Jika burung mulai masuk: pasang jaring/tali pengusir
  • Jika blast leher awal: STROZOL/Piraclostrobin+Flutriafol/Amistartop
  • Jika sheath rot: Amistartop/Tandem/HEXA sesuai label
QoI+DMI maksimal 2x ideal di fase 6-9; selingi M3 bila perlu proteksi.
56-63 HST

Minggu 9 - Berbunga

Lindungi bunga dan malai

Nutrisi dasar
  • Air 3-5 cm stabil
  • Foliar ringan saja bila perlu: MKP rendah/foliar K + AXER
Pencegahan
  • Prioritaskan pengamatan walang pagi/sore dan perangkap mekanis.
  • Jaga air stabil; hindari semprot berat saat bunga aktif.
  • Intensifkan pengusiran burung dan pantau tikus di pematang.
Pantau
  • Walang sangit: puncak risiko saat berbunga sampai matang susu; gabah bisa hampa/bercak.
  • Burung: mulai intensif menyerang malai terlihat.
  • Tikus: pengisian awal mulai menarik tikus dari pematang.
  • Wereng: pantau sisa populasi di pangkal pada petak rimbun.
Jika ditemukan
  • Jika walang banyak saat matang susu awal: STARELLE/Sihalotrin/Sipermetrin sesuai label, sore/malam
  • Jika tikus: gropyokan, perangkap, sanitasi pematang
  • Jika burung: jaring dan penjagaan pagi/sore
  • Jika gosong palsu endemik: ANTRACOL/Prosin Zinc atau QoI+DMI sesuai riwayat
Perhatikan PHI label; pilih intervensi paling ringan yang efektif.
63-70 HST

Minggu 10 - Pengisian gabah

Gabah bernas, walang/tikus/burung, hawar pelepah

Nutrisi dasar
  • Foliar MKP 1 kg + KNO3/foliar K bila tersedia + LELILI/AMBITION + AXER
  • Air stabil, mulai rencana pengeringan bertahap
Pencegahan
  • Fokus K dan air stabil untuk isi gabah, tanpa pestisida rutin bila aman.
  • Pengusiran burung pagi/sore dan perangkap tikus lebih diprioritaskan.
  • Cek PHI label sebelum semua rencana semprot kimia.
Pantau
  • Walang sangit: masih rawan sampai matang susu, aplikasi harus memperhatikan PHI.
  • Burung: rawan saat gabah susu sampai kuning.
  • Tikus: kerusakan bisa cepat di tengah petak/pinggir pematang.
  • Hama akhir lain: pantau belalang/kepik bila populasi lokal tinggi.
Jika ditemukan
  • Jika walang tinggi: STARELLE/Sihalotrin/Sipermetrin sesuai label dan PHI
  • Jika tikus: perangkap/gropyokan/fumigasi lubang sesuai praktik aman
  • Jika burung: jaring dan panen tepat waktu
  • Jika hawar pelepah naik: ADORE/Amistartop/Tandem bila PHI aman
  • Jika bercak ringan: ANTRACOL/Prosin Zinc
Gunakan kimia akhir hanya bila PHI label masih aman.
70-77 HST

Minggu 11 - Pengisian lanjut

Bobot akhir gabah dan intervensi rendah residu

Nutrisi dasar
  • Foliar K ringan bila daun masih aktif
  • Kurangi air bertahap
Pencegahan
  • Kurangi air bertahap untuk pemasakan dan menekan penyakit akhir.
  • Kontrol burung/tikus secara mekanis.
  • Hindari semprot kimia rutin; cek PHI jika ada tindakan darurat.
Pantau
  • Burung: ancaman utama saat gabah mulai menguning.
  • Tikus: tetap aktif sampai panen.
  • Walang sangit: bisa masih ada, prioritaskan PHI dan spot treatment jika darurat.
Jika ditemukan
  • Jika walang masih merusak: produk sesuai PHI label, prioritaskan spot
  • Jika tikus/burung: mekanis intensif
  • Jika penyakit berat dan PHI aman: fungisida sesuai label
Dekat panen: mekanis dan panen tepat waktu makin diprioritaskan.
77-84 HST

Minggu 12 - Awal pemasakan

Pemasakan seragam

Nutrisi dasar
  • Stop pupuk tabur
  • Keringkan lahan bertahap
Pencegahan
  • Jaga pengeringan bertahap agar panen seragam.
  • Pengamanan burung/tikus dengan jaring, penjagaan, dan perangkap.
  • Siapkan panen tepat waktu untuk mengurangi kehilangan hasil.
Pantau
  • Burung: paling nyata pada gabah kuning menjelang panen.
  • Tikus: cek rebah/potongan batang dan lubang aktif.
  • Walang sangit akhir: kendali kimia mengikuti PHI label.
Jika ditemukan
  • Jika burung/tikus: jaring, penjagaan, perangkap
  • Jika walang: kendali mekanis/spot dengan PHI label
  • Jika penyakit ringan: fokus pengeringan dan panen tepat waktu
Stop semprot rutin.
84 HST sampai panen

Minggu 13+ - Pemasakan / panen

Panen saat 80-90% malai kuning

Nutrisi dasar
  • Stop semprot kimia rutin
  • Keringkan lahan
  • Panen pagi dan keringkan gabah cepat
Pencegahan
  • Panen tepat waktu saat 80-90% malai kuning.
  • Keringkan gabah cepat untuk menjaga mutu.
  • Bersihkan sisa panen dan pematang untuk menekan sumber hama musim berikutnya.
Pantau
  • Burung: kehilangan hasil naik jika panen terlambat.
  • Tikus: tetap kontrol mekanis sampai panen selesai.
  • Hama sumber musim berikutnya: bersihkan sisa tanaman dan gulma pematang.
Jika ditemukan
  • Jika burung/tikus: jaring, penjagaan, panen tepat waktu
Fokus kualitas panen dan pengeringan gabah.

IF ditemukan

Produk dan tindakan per kondisi

Gunakan sebagai decision aid: cocokkan gejala, fase padi, dan riwayat bahan aktif terakhir.

Penggerek batang / kupu putih / sundep / beluk

Ngengat/kupu putih terlihat malam hari, telur di daun, sundep di vegetatif, atau beluk di generatif.

Gunakan
  • STARELLE 660 EC + AXER untuk ngengat/dewasa awal
  • TRISULA 450 SL + AXER untuk telur/larva
  • BALTIKO 68/2 WP + AXER jika penggerek bercampur wereng
  • Klorantraniliprol+Lufenuron atau FENITE untuk larva/penggerek aktif
STARELLE 1x → TRISULA/BALTIKO 1x → FENITE/Klorantraniliprol+Lufenuron 1x. Hindari dobel lufenuron.

Wereng coklat / wereng hijau / wereng punggung putih

Populasi di pangkal batang, daun menguning, hopperburn, atau risiko tungro/virus.

Gunakan
  • NITENPYRAM + AXER untuk knockdown sistemik
  • FIPRONIL + AXER untuk rotasi dan tekanan tinggi
  • BALTIKO + AXER bila ada penggerek juga
  • STARELLE + AXER bila butuh kontak broad spectrum
4A maksimal 1-2x total. Rotasi praktis: NITENPYRAM → FIPRONIL → BALTIKO/TRISULA → STARELLE. Kurangi N berlebih.

Ulat grayak / pelipat daun / ulat daun

Daun tergulung, daun dimakan, larva aktif malam, atau populasi menyebar.

Gunakan
  • FENITE OD + AXER
  • Emamektin+Lufenuron + AXER
  • Klorantraniliprol+Lufenuron + AXER
  • Klorfenapir atau Emamektin+Klorfenapir untuk ulat bandel
Lufenuron 1-2x total. Rotasi: FENITE/Klorantraniliprol+Lufenuron → Klorfenapir → TRISULA/BALTIKO.

Walang sangit

Walang aktif saat bunting-berbunga-pengisian, gabah susu mulai dihisap.

Gunakan
  • STARELLE + AXER sore/malam
  • Sihalotrin atau Sipermetrin sesuai label, pilih satu
  • Perangkap bangkai/atraktan dan sanitasi gulma pematang
Pyrethroid 1x tambahan saja. Perhatikan PHI label saat mendekati panen.

Keong mas

Bibit muda dimakan, populasi di genangan, bekas potongan tanaman muda.

Gunakan
  • D BESTIAN pada genangan/titik aktif
  • Keringkan lahan bila memungkinkan
  • Kumpul manual dan pasang saringan saluran air
D BESTIAN 1-2x awal musim saja, ulang 5-7 hari bila masih tinggi.

Blas daun / blas leher

Bercak belah ketupat di daun, leher malai coklat/hitam, cuaca lembap, N tinggi.

Gunakan
  • ANTRACOL/Prosin Zinc + AXER untuk protektif
  • STROZOL + AXER untuk blast daun/leher
  • Piraclostrobin+Flutriafol + AXER
  • Amistartop/Tandem + AXER
QoI+DMI 2x ideal per musim. Selingi ANTRACOL/Prosin Zinc. Kurangi N berlebih.

Hawar pelepah / busuk pelepah

Bercak lonjong abu-coklat di pelepah bawah naik ke atas, kanopi lembap/rapat.

Gunakan
  • ADORE + AXER
  • Amistartop/Tandem + AXER
  • ANTRACOL/Prosin Zinc untuk protektif
  • HEXA bila perlu FRAC 3 sesuai label
Rotasi M3 ↔ QoI+DMI ↔ FRAC 3. Jaga jarak tanam, K cukup, N seimbang.

Kresek / hawar daun bakteri

Daun layu terbakar dari tepi, tanaman muda mati, musim hujan, N tinggi.

Gunakan
  • Perbaiki drainase
  • Kurangi N
  • ANTRACOL/Prosin Zinc sebagai protektif
  • Bakterisida/tembaga sesuai label bila tersedia
Fokus kultur teknis. Fungisida jamur sistemik tidak menjadi solusi utama untuk bakteri.

Nutrisi vegetatif: akar kuat dan anakan banyak

Anakan lambat, akar lemah, tanaman pucat/kurang hijau, recovery pindah tanam lambat, atau target menaikkan anakan produktif umur 0-45 HST.

Gunakan
  • Air macak-macak 0-2 cm; hindari genangan dalam pada awal vegetatif agar akar dapat oksigen.
  • P/K awal: NPK atau SP-36 + KCl pada 7-14 HST untuk akar, energi, dan anakan awal.
  • N bertahap: Urea/NPK susulan 15-35 HST sesuai BWD; tahan N bila daun hijau tua atau ada risiko wereng/blas/kresek.
  • Foliar vegetatif: Zn + Mg + asam amino + LELILI 2000 + Ca ringan pada 10-35 HST, pagi/sore, dosis label ringan, jar test wajib.
  • Tanah/kocor: asam humat/fulvat + hayati POC dipisah 2-3 hari dari mineral Zn/Mg/Ca; aplikasi saat tanah lembap/macak-macak.
  • Penguat jaringan: Si/Ca pada 20-45 HST untuk batang, akar, dan ketahanan stres.
Pisahkan foliar mineral/biostimulan dari hayati hidup. Urutan aman: foliar Zn+Mg+amino+LEILI+Ca → jeda 2-3 hari → humat/fulvat+hayati lewat tanah. Gulma 0-30 HST harus bersih.

Gulma rumput / teki / daun lebar

Jajagoan, teki, eceng, gonda, ludwigia, atau gulma campuran muncul 0-30 HST.

Gunakan
  • EROS GOLD untuk awal tanam/vegetatif awal
  • NOVCLECT untuk purna tumbuh sesuai label
  • Cabut manual untuk padi liar/volunteer rice
  • Serok manual untuk kiambang/azolla tebal
Herbisida paling efektif saat gulma muda. Cegah gulma berbunga dan berbiji.

Produk

Rekomendasi produk per target

Nutrisi & recovery

Foliar, biostimulan, akar, anakan, dan pemulihan stres.

LELILI 2000 / LEILI 2000 Ekstrak rumput laut (Seaweed extract / Algene) + unsur makro & mikro (N 8%, P2O5 3%, K2O 5%, Fe, Cu, Zn, Mn, asam alginat) Pupuk daun foliar / Biostimulan • Foliar absorbed (biostimulan, diserap daun; bukan pestisida mode)
AMBITION Asam amino + asam fulvat + unsur mikro Aktivator tanaman / biostimulan nutrisi • Asam amino mendukung metabolisme; fulvat membantu khelasi/transport hara; mikro mendukung enzim dan fotosintesis
ZPT Brassinolide 28 28-Homobrassinolide / Brassinolide ZPT brassinosteroid / biostimulan • Brassinosteroid hormone analog; mendukung pembelahan/pemanjangan sel, fotosintesis, toleransi stres, dan recovery
ATONIK Sodium nitrophenolate / natrium nitrofenolat blend ZPT stimulan pertumbuhan • Stimulan aktivitas sel tanaman; mendukung perakaran, pertumbuhan, pembungaan, dan pembentukan hasil

Penyakit jamur

Blas, hawar pelepah, bercak daun, protektif dan sistemik.

Fungisida Sistemik Piraclostrobin + Flutriafol Piraclostrobin (Pyraclostrobin) + Flutriafol (cek label kemasan untuk konsentrasi resmi) Fungisida sistemik protektif + kuratif • QoI strobilurin + DMI triazole (FRAC 11 + 3)
HEXA (Hexaconazole) Hexaconazole (umumnya 5% EC atau serupa) Fungisida sistemik triazole • Sistemik (DMI triazole; absorbed & translocated, kuratif + protektif)
Fungisida Double Star Benzil Propikonazol Difenokonazol + Propikonazol (istilah pasar: Benzil Propikonazol; cek label kemasan untuk konsentrasi resmi) Fungisida sistemik triazole / DMI • DMI triazole, FRAC 3 + FRAC 3; menghambat biosintesis sterol/ergosterol jamur
ANTRACOL Propineb 70% + Zinc Fungisida kontak protektif + nutrisi • Kontak (multi-site protektif, non-sistemik)

Hama utama

Wereng, penggerek, ulat, walang, thrips.

Insektisida Abamektin Jia Meng Emamektin benzoat (berdasarkan info barang; nama pasar menyebut Abamektin/Jia Meng — cek label botol untuk konsentrasi dan nama bahan aktif resmi) Insektisida avermectin untuk ulat/penggerek • Translaminar + lambung; jika bahan aktif emamektin benzoat maka IRAC 6 GluCl allosteric modulator
Insektisida Klorantraniliprol + Lufenuron Klorantraniliprol (Chlorantraniliprole) + Lufenuron (cek label kemasan untuk konsentrasi resmi) Insektisida ulat / penggerek / IGR • IRAC 28 + IRAC 15; ryanodine receptor modulator + chitin biosynthesis inhibitor
Insektisida Emamektin Benzoat + Klorfenapir Emamektin benzoat + Klorfenapir (cek label kemasan untuk konsentrasi resmi) Insektisida ulat / penggerek / hama bandel • IRAC 6 + IRAC 13; translaminar/lambung + uncoupler oxidative phosphorylation
STARELLE 660 EC Chlorpyrifos 600 g/L + Cypermethrin 60 g/L Insektisida kontak & lambung • Kontak + lambung (IRAC 1B organofosfat + IRAC 3A pyrethroid; non-sistemik broad spectrum)

Gulma

Rumput, teki, daun lebar, purna tumbuh dan awal tanam.

EROS GOLD Pirazosulfuron etil 0.75% + Pretilaklor 30% Herbisida selektif purna tumbuh • Sistemik + kontak (ALS inhibitor sistemik + mitosis/cell division inhibitor)
NOVCLECT (Novlect 120 EC) Florpyrauxifen-benzyl (Rinskor) 20 g/L + Cyhalofop-butyl 100 g/L Herbisida sistemik purna tumbuh • Sistemik (auxin mimic + ACCase inhibitor; diserap daun & akar, translocated)
LELILI 2000 / LEILI 2000 Ekstrak rumput laut (Seaweed extract / Algene) + unsur makro & mikro (N 8%, P2O5 3%, K2O 5%, Fe, Cu, Zn, Mn, asam alginat) Pupuk daun foliar / Biostimulan • Foliar absorbed (biostimulan, diserap daun; bukan pestisida mode)
Amistartop (Amistar Top) Azoksistrobin 200 g/L + Difenokonazol 125 g/L Fungisida sistemik + ZPT • Sistemik + translaminar (QoI strobilurin + DMI triazole; protektif + kuratif + xylem movement)

Keong mas

Moluskisida dan tindakan awal musim.

D BESTIAN (De Bestan / De Besttan 60 WP) Fentin acetate 60% Moluskisida (racun keong) • Kontak (non-sistemik, predominan contact activity untuk moluska)
Prosin Zinc 70% Propineb 70% + Zinc (berdasarkan nama produk; cek label kemasan untuk bahan aktif resmi) Fungisida kontak protektif + zinc • Kontak multi-site protektif, non-sistemik; FRAC M3 jika bahan aktif propineb
FENITE OD Emamektin benzoat 75 g/L + Lufenuron 75 g/L Insektisida (kontak + lambung) • Translaminar + lambung + kontak (emamectin: translaminar/stomach; lufenuron: IGR kontak/ingest)
MEURTIEUR Emamektin benzoat 30 g/L Insektisida • Translaminar + lambung (stomach poison utama, non-sistemik tapi penetrasi daun baik)

Rotasi

Batas pakai MoA

IRAC 1B + 3A

Produk: STARELLE 660 EC

Batas: 1-2x per musim

Rotasi ke: TRISULA/BALTIKO, FENITE, Klorfenapir, FIPRONIL, atau NITENPYRAM sesuai hama dominan

IRAC 3A

Produk: Sihalotrin, Sipermetrin

Batas: 1x tambahan bila perlu

Rotasi ke: Hitung satu keluarga dengan cypermethrin di STARELLE

IRAC 14 / 14+4A

Produk: TRISULA, BALTIKO

Batas: 1-2x per musim

Rotasi ke: FENITE/Klorantraniliprol+Lufenuron untuk ulat; FIPRONIL/NITENPYRAM untuk wereng

IRAC 4A

Produk: NITENPYRAM, Imidakloprid 70%, komponen BALTIKO

Batas: 1-2x total per musim

Rotasi ke: FIPRONIL, STARELLE, TRISULA, atau Klorfenapir sesuai hama

IRAC 6 + 15 / 15

Produk: FENITE, Emamektin+Lufenuron, Fenfenac+Lufenuron, Klorantraniliprol+Lufenuron

Batas: 1-2x total produk lufenuron per musim

Rotasi ke: Klorfenapir, Emamektin+Klorfenapir, TRISULA/BALTIKO

IRAC 13

Produk: Klorfenapir, Emamektin+Klorfenapir

Batas: 1-2x per musim

Rotasi ke: TRISULA/BALTIKO, FENITE, Klorantraniliprol+Lufenuron

Foliar

Pakai untuk nutrisi cepat lewat daun saat tanaman aktif tumbuh, pagi/sore, dosis label ringan, dan jar test 15–30 menit.

ZnMgAsam aminoLEILI 2000Ca ringan

Tanah/kocor

Pakai untuk akar, rhizosfer, mikroba, dan serapan hara. Pisahkan dari mineral foliar agar hayati tetap stabil.

Asam humatFulvatHayati POCAir macak-macak

Semua fungsi bot Telegram

Menu utama

  • /ls_start — buka menu cepat.
  • /ls_help — lihat semua fungsi.
  • /key KODE_AKSES — aktivasi chat baru.

Catat biaya & aktivitas

  • /ls_catat — buka prompt catat terarah.
  • LOG: traktor lahan A 2jt — catat cepat.
  • /stok — lihat inventory tersedia.
  • /stok tambah Urea 2 sak harga 600rb beli di Toko Tani — catat/update stok + harga + lokasi beli.
  • /ls_summary — ringkasan pembelian, pengeluaran, hutang.
  • /ls_history — history catatan terbaru.
  • /edit_catatan 2 tanggal 24/07/26 — edit catatan dari history.
  • /pengeluaran — detail pengeluaran + hutang per halaman.
  • /jadikan_pengeluaran 3 — ubah pembelian terbaru jadi pengeluaran.
  • /utang atau /ls_hutang — hutang aktif.

Observasi IPM

  • /ls_observasi — catat observasi umum sawah.
  • /ls_hama — catat hama padi.
  • /ls_penyakit — catat penyakit padi.
  • /ls_gulma — catat gulma.
  • /ls_tindakan — catat tindakan pengendalian.
  • /ls_followup — catat hasil cek ulang.
  • /ls_ipm — kerangka IPM: nutrisi, hama, penyakit, gulma, tikus.

Produk & perawatan

  • /ls_produk blas — rekomendasi produk lokal.
  • /ls_rawat — modul perawatan mingguan.
  • /ls_minggu 4 — perawatan minggu/MST tertentu.
  • /ls_if wereng — tindakan IF hama/penyakit/gulma + rotasi.

Kalender tanam/lahan

  • /ls_lahan — daftar lahan aktif.
  • /ls_tanam lahan A sunggal semai 01/07/26 tanam 21/07/26 — catat kalender tanam.
  • /ralat_tanam — ralat kalender tanam lewat pilih nomor + QnA.
  • /ls_umur lahan A — lihat umur HSS/HST/MST.
  • /ls_jadwal lahan A — lihat jadwal perawatan sesuai umur.
  • /jadwal_rawat tgl 05/08/26 mupuk lahan A — catat rencana perawatan.
  • /ls_jadwal_rawat lahan A — lihat rencana perawatan mendatang.
  • /ls_panen lahan A hasil 6 ton — tutup siklus panen.

Akun & koneksi

  • /ls_link — cek status koneksi chat ke lahan web.
  • /ls_pair <kode> — hubungkan grup ke lahan web (wajib admin grup).
  • /start (private bot) lalu /pair — hubungkan akun Telegram ke panel web.

Tips group

  • Balas prompt Catat/IPM agar pesan masuk ke bot.
  • Semua menu inline mengikuti topic/forum yang sama.
  • Gunakan contoh singkat dan nominal jelas: 1.2jt, 350rb, 2 karung.